BLOGGER TEMPLATES AND TWITTER BACKGROUNDS

Sabtu, 22 Januari 2011

stupid mistake :((

Bodoh ..
Bodoh ..
Entah kenapa aku masih kepikiran perbuatan bodohku kemarin -____-"

sumpah, kemarin adalah hari yang konyol bagiku. Perbuatan bodoh yg aku lakukan kemarin benar2 membuatku gila. Aku tak habis pikir bisa2nya aku bilang begitu sama cowok. Iiih kayaknya bukan aku banget. Tapi itu sudah terjadi dan aku MENYESAL.

Ini kali kedua aku merasakan kegalauan. Gara2 kegilaan kemarin sekarang aku jadi galau ga karuan. Dulu pertama kali galau waktu SMA. Dan sumpah untuk kali pertama aku menitikkan airmata gara2 CINTA. Diiiiih, sesuatu yang klise. Dan sekarang aku mengalaminya kembali. What should I do??

Forget!!!
Ternyata sulit ya? Sulit sekali, semakin dilupakan akan semakin ingat. Nah lho? Jadi bingung. Memang sulit memotivasi diri sendiri, padahal kayaknya mudah banget ngasih solusi ke orang. Disaat seperti ini malah bingung gimana cara menghibur diri.

Ya Allah, ternyata oh ternyata aku jatuh CINTA.


Aaaaaaa ... Kenapa sih? Kok bisa? Aku juga ga ngerti -,-

He's kind and cool boy. I LIKE HIM ..

Minggu, 16 Januari 2011

=))

Senyum lebaarrr ...
Rasanya ingin selalu tersenyum. riang, ceria. Kapan yaa?? Sepertinya saya sudah lupa kapan terakhir saya tersenyum lepas, tertawa tanpa beban. Hmmm .. Hidup ini penuh lika-liku, kayak jalan menuju pantai Kuta Lombok gitu deh. Belokan yang tajam, menanjak, lalu lurus dan turun. Ah sepertinya seru ya?? hhehee

Kali ini saya ingin tersenyum. Siapakah orang yang berhasil membuat hidupku jadi berwarna seperti ini? Hayooo .. ditebaakk!!!

Hiii .. seseorang 'disana' yang berhasil membuat hidupku penuh semangat. Semangaaaattt!!! katanya. Seseorang itu siapa?? siapa coba??
Kelihatannya saya menulis sesuatu yang tidak begitu penting, hhihii. Setelah jatuh terpuruk dan meninggalkannya, saya berhasil mengubah hidup saya lebih berarti. Hargailah hidup ini, dirimu dan juga martabatmu.

Ah .. aku pengen tersenyum terus seperti ini.
terima kasih wahai kau makhluk ALLAH. Alhamdulillah saya bisa berjumpa dengan orang sepertimu. Memberi kebahagiaan kepada orang lain.

orang yang konyol, tapi mempesona pikirannya, he heeu =))

Sabtu, 15 Januari 2011

pengen ngakak

Hari ini hari minggu, saya putuskan untuk tidak balik ke Semarang. Padahal sebelumnya saya berniat untuk mengunjungi Koren Days di kampus saya. Tetapi saya mengurungkan niat itu, karena tugas report novel “tess d’ubervilles” telah menunggu. Begitu pun dengan tugas ELT a.k.a English Language Teaching yang membuat bingung seluruh jagad anak-anak non skripsi seperti saya, hhehee
Siang ini seharusnya saya mengerjakan paper “tess d’ubervilles”. Tetapi entah kenapa karena suatu kejadian yang menyangkut hidup saya dan sekaligus membuat sakit hati, perasaan saya menjadi malas dan tidak semangat lagi. Bukannya tidak semangat sih, tapi menunda sebentar (sama aja ya?) ☺


Suatu kali seorang sahabat sekaligus kakak bagi saya pernah mengirim sms seperti ini “ Terkadang proses menuju kedewasaan memang menyakitkan”. Saya sangat menyadari itu dan memang betul. Dan sekarang saya merasakannya. Menyakitkan!!! Lalu apakah dengan menyakitkan itu saya jadi putus asa?? Oh jangan sampai. Tetapi kemudian saya berpikir, apakah betul seorang wanita lebih dewasa dibanding dengan para pria. Belum tentu juga kan??


Tapi aneh, kenapa di hidup saya yang sudah berkepala dua ini sering kali menjumpai para pria yang bertindak sangat tidak dewasa dan bijaksana. Oh yaa??? Betul dan saya tidak bohong. Mereka tentunya umurnya jauh di atas saya.
Saya berpikir lagi, manjakah mereka?? Bisa juga. Ah masa sudah gede segitu manja sih? Yup!! Tapi itulah dia dan mereka. Entah kenapa saya sangat sakit hati dengan kata-kata seorang pria itu. Menggunakan mulutnya dengan sangat tidak bijak. Sungguh kasihan mulut pria itu, sudah dipaksa untuk bicara tidak baik, eh ngomongnya pakai emosi lagi. Hadeuuuh, sabar ya mulut. Sungguh suatu saat nanti engkau akan bicara tentang kebenaran kepadanya.
Sebagai orang yang usianya di bawah pria itu, saya tentunya bukan membalas apa yang dia katakan. Walaupun jauh di lubuk hati yang ter ter dalam ingin rasanya saya merobek-robek mulut pria itu. Hmm .. Tapi berpikir jauh lagi, kasihan juga ini orang. Mungkin mulutnya belum pernah disekolahin, apa karena pria itu tidak tahu dimana tempat bagus untuk menyekolahkan mulutnya ya?? Ckckckck .. lucu.


Tetapi begitulah realitanya. Saya terdiam, sedikit menitikkan airmata. Hancur memang hati saya, padahal selama ini saya tidak pernah berkata seperti itu kepadanya. Dia orang yang harusnya melindungi saya malah sangat sangat tidak menunjukkan kedewasaan. Itulah hidup, kadang diatas kadang dibawah. Tidak ada untungnya juga saya bersikap seperti dia, lalu apa bedanya saya dengan dia??


Memang saya sangat tidak suka menunjukkan emosi saya secara membabi buta. Amarah yang meledak-ledak. Wah kalau kaya gini bisa ngalahin ledakannya si hijau ya? LOL. Kemudian saya berpikir, biarlah kamu wahai seorang pria yang katanya “ganteng dan tampan” berkata seperti itu kepada saya. Suatu saat nanti kamu akan merasakan akibat dari apa yang kamu katakan. Rasain deh lu!! Apa gunanya kegantengan dan ketampanan kamu kalau penggunaannya tidak sesuai dengan norma adat dan budaya ( halaaaaah). Lagian “tampan dan ganteng” itu saya tulis dengan tanda kutip, hhahaa. Dasaaar, aslinya sih ga ganteng.


Okelah orang mungkin saja dengan sangat mudah menggunakan mulutnya untuk mengkritik kelemahan orang lain, apalagi kalau menyangkut soal fisik seseorang. Hmm .. suatu saat nanti saat dunianya berada di bawah dan dia mengalami apa yang orang lain alami, lalu apa yang dia rasakan? Nangis? Dasar bencing, eh bencong ding ☺. Menyesal?? Mungkin iya. Penyesalan memang selalu di akhir. Ingat ya bro, Allah tidak tidur. Bukan nyumpahin sih, tapi sekedar ngingetin aja. Allah Maha Membolak-balikkan. Kamu wahai pria “tampan” kelihatannya lupa dengan siapa kamu sebenarnya. Kamu hanya seupil manusia, kecil dan tidak berguna. Semoga kamu cepat sadar dari perilaku burukmu. Nyusahin hidup orang saja.

Senin, 27 Desember 2010

No Title

Entah kenapa aku merasa terbebani dengan sifat sensitif yang melekat di diriku. jujur, aku gampang sekali nangis.Mungkin karena sifat sensitif itulah yang membuatku gampang sekali merasa tersinggung dan tersakiti dengan sikap orang. Walhasil ujung-ujungnya nangis.

Tapi di sisi lain, kadang aku juga merasa aku mampu membawa hidupku sendiri. Bukan beerti aku g butuh bantuan orang lain. Selama manjalani kehidupan ini, aku selalu berusaha tidak menggantungkan hidupku pada orang lain. Tapi teman-temanku adalah bagian terpenting dalam hidupku.

Berada dalam fase dewasa seperti sekarang ini, yang membuat aku berpikir lebih matang dan dewasa terkadang menyulitkanku. Aku bukan seorang yang CHILDISH. Tapi kadang pembawaanku yang terlihat seperti kekanak2an.Aku berusaha menyelesaikan masalah-masalah yang hadir dalam hidup semampuku. Walaupun terkadang aku juga butuh teman untuk sekedar berbagi kisah denganku.

hmmm ...
Bimgung mau nulis apa

Aku mulai BOSAN
BOSAN dengan semuanya ...

Jumat, 24 Desember 2010

A Moment to Remember

Iseng-iseng pulang kampung mampir ke VP (video rental di Kudus).Cuaca Kudus sangat panas siang itu. Setelah transfer uang buat biaya internet bulanan langsung deh cap cus ke VP. Sebenarnya bingung juga sih mau pinjam film apa. Tapi ku pikir nanti di rumah bakalan boriiiiiiiing bin betee, huh. ya sutralaah ... sampai di Ramayana beli Tong Tji dulu hauuuuusss ---" zzzzz. Dengan PDnya jalan sambil gendong tas dan Tong Tji di tangan. segeeeerrrr. masuk VP langsung ke lantai 2, liat2 film barangkali ada yang menarik. ssssstttt samapai di deretan Film Korea pandangan lansung tertuju pada salah satu judul film "A Moment to Remember". yeeeeeaahhh, jadi inget apa kata mbak Ima. "Filmnya keren loh, temenku aja bisa mpe nangis gitu". hwaaaaaaa. apakah aku nantinya juga bakalan nangis karena ini film??? langsung deh di ambil dan bayar ke kasir.

Nyampe rumah langsung masuk kamar nyalain laptop dan nonton film. sok-sok serius gitu nonton filmnya. padahal biasanya aku paling nggak suka nonton film sampai selese. tiap-tipa scene dinikmati, hwaaaaaaaaa emang keren ceritanya. Romantis abisss. Gilaaaaaakkk bikin ni mata berair aja, tapi dikit sih, hiiii :p

satu kata Kereeeeeennn. bagi penikmat Drama ataupun film Korea coba deh nonton A Moment to Remember, gag bakal nyesel deh yakiiiiiiinn, hhehhe


Kamis, 23 Desember 2010

corat coret :')

apakah aku menyesal nantinya?
Jikalau aku tetap kukuh dengan pendirianku
Bukankah kau slalu mengajarkanku tentang prinsip hidup?


Aku jengah dg segala skenario ini
bersikap pura2 entah untuk apa

Aku mulai bosan berdiri di sudut hidupku
Menangis, tertawa dan penuh kepura-puraan


apakah aku tak berguna???

Jawablah
mungkin jawabanmu itu sedikit tlah melegakan hatiku
walaupun itu terlalu menyakitkan

Someday

Someday...

Entah kapan waktunya
Aku ingin menjadi ....

Ah aku bingung menguraikannya
sebuah pilihan yang sulit, sebuah uraian yang terlalu rumit untuk di jelaskan
Tapi aku akan mencobanya


Aku mau menjadi diriku apa adanya
Menggapai asa dan citaku semasa kecil dulu

Jikalau waktu bisa diputar
Aku ingin berada pada episode dimana aku bisa bermimpi tentang citaku dulu
Tidak ada yang melarang
Imajinasiku tentang masa depanku begitu indah di angan

Aku tersenyum
dengan tawa riang aku berpura-pura menyuntik lengan ibuku atau ayahku dengan sebatang cutton bud
sangat lucu


Tapi itu dulu ...
beberapa tahun lalu


Someday..

mungkin beberapa tahun lagi
Aku telah menjadi seorang ibu
memilliki anak2 yang cerdas serta sholih sholihah

ketika aku menjadi ibu
Aku tak ingin mengalami apa yang aku alami dulu

bukan berarti dulu aku tak bahagia bukan????
Ini tentang sikap seorang ibu dimata anak-anaknya

Aku ingin menjadi ibu yang cerdas dan bijak
Memposisikan peranku sebagai ibu, sahabat dan teman bagi anak-anakku

Aku ingin anakku kelak bahagia memiliki ibu seperti aku
bukan hal yang mustahil bukan????

Anak-anak yang hidup dalam kebimbangan, maka dia akan tumbuh menjadi anak yang tidak percaya diri

bukan berarti aku bimbang kan?

Tapi memang adakalanya aku bimbang menentukan sikapku terhadap suatu masalah

Aku ingin menjadi Ibu yang selalu bersedia memndengarkan cerita anak2ku kelak
bukan menyalahkan ataupun malah menyudutkan.

posisi sebagai Ibu bukan berarti selalu berada dalam sudut pandang yang benar bukan???
Aku ingin suatu hari nanti bisa menjadi sahabat bagi anak2ku kelak

Impianku aku tak ingin gagal menjadi seorang ibu yang baik dan bijaksana
Bukan berati ibuku tidak bijaksana

bukan bukan itu maksudku

Ibu yang bersikap adil, menghukum yang salah dan tidak bersikap untuk selalu mengalah

aku tahu, Mengalah bukan berarti Kalah
tapi, taukah rasanya ketika aku berada dalam posisi yang selalu mengalah, seolah2 memang aku yang salah, hmmm

Aku benci itu!!!!

aku ingin menjadi Ibu yang ketika anaknya peka terhadap perubahan sikap anak2nya
Aku ingin menjadi ibu yang tidak berpilih kasih terhadap suatu hal

Ah Someday ...